Kamis, 11 April 2013

agen holmes's first love - last chapter

  

                                                                                         Farewell

Semuanya suram,hari-hariku menjadi sepi tanpa Hyeri. Entahlah...
Tiga tahun sudah berlalu sejak kejadian itu,sekarang aku sudah kelas 9 smp dan aku tidak sekelas lagi dengannya.
Aku pun berjalan menyusuri koridor kelas,langkahku terhenti saat melihat Hyeri dihadang oleh Sun Dong,sahabatku di kelas. Daripada diam,lebih baik menguping pembicaraan mereka. Jadilah aku merunduk di balik mejaa dekat mereka.

"Hyeri..."
"Ada apa,Sun Dong ???"
"Aku...."
"Apaa ??? Cepatlah,aku buru-buru..."
"Sejak pertama aku menginjakkan kakiku di sekolah ini aku sudah jatuh hati padamu,tapi aku tak berani untuk mengungkapkannya...aku mencintaimu,Hyeri..."

Hyeri terdiam membisu,persis seperti aku dulu mengungkapkan perasaanku padanya. Aku sama sekali tidak menyangka Sun Dong ingin merebut Hyeri dariku,dia menggunakan kesempatan ini sangat baik karena aku sudah tak dekat dengan Hyeri lagi.

"Sun Dong..."
"Yaa ???" jawab Sun Dong sambil tersenyum.
"Aku..."

Apa ? Hyeri akan menjawab pernyataan cinta dari Sun Dong ? Apa-apaan ini ? Apa Hyeri juga mencintai Sun Dong ? Jadi itu alasan dia mendiamkanku ??? Aku tidak mau mendengarnya,tidaak !
Aku pun segera menjauh dari sana,pergi sejauh-jauhnya tanpa ingin tahu apa yang akan terjadi selanjutnya.

"Mianhae,Sun Dong... aku tidak bisa menerima cintamu,kita masih kecil..."
"Bagaimana kalau saat SMA nanti ??? Aku rela menunggumu..."
"Maafkan aku,aku tidak bisa..."
"Apa kau mencintai orang lain ???"
"Maafkan aku,aku tetap tidak bisa untuk menerima kamu. Sekali lagi aku minta maaf..." kata Hyeri yang kemudian pergi meninggalkan Sun Dong.

Tak lama kemudian..
"Sunghwa..."
Aku pun menoleh dan terkejut,aku sama sekali tak menyangka dia yang lebih dulu menyapaku.
"Ada apa ???"
"Boleh aku duduk di sampingmu ???"
"tentu saja..." kataku pelan.
"Tadi aku ditembak Sun Dong..."
"Hmm...."
"Bagaimana perasaanmu ???"
"Apanya yang perasaanku ? Biasa saja... dia mungkin sangat mencintaimu..."
"Begitu ya..."
"Apa kau menerimanya ??? Kalian jadian ??? Chukahae~"
"Menurutmu ???" tanyanya sambil memandang langit sore yang mendung.
"Araseo... jadi kenapa kau mengatakan ini padaku ???"
"Aku cuma ingin bilang padamu...aku pikir,kamu...sudahlah..."
"Hyeri,ada apa denganmu ???"
"Kau tidak tahu apa-apa...." katanya dengan suara yang bergetar dan langsung beranjak pergi.
"Aku memang tidak tahu apa-apa,Hyeri...." kataku lirih. "Aku hanya cowok aneh yang menyukaimu,aku tidak seperti Sun Dong..."

Hari berganti hari,bulan berganti bulan tak terasa hari ini adalah hari perpisahan kami. Dan aku sudah memutuskan untuk menerima beasiswa dan mengikuti tes masuk XXX Gakuen di Jepang. Aku sudah memutuskan untuk pergi jauh dari Hyeri.
 Bagiku sekarang melihat Hyeri bahagia dengan atau tanpaku adalah hal yang ku impikan. Walaupun aku tahu,cinta pertamaku kali ini berakhir dengan air mata akan tetapi aku tidak menyesal telah jatuh cinta padanya. Tak sedikitpun..

"Hyeri..."
"Sunghwa,ada apa ???"
"Aku berencana untuk sekolah ke Jepang,besok aku akan berangkat jam 9 pagi. Kalau ada yang ingin kau katakan untuk terakhir kalinya padaku datanglah..."
"Hmm...."
"Aku harap kau datang..."
"Tak bisakah kau tetap di Korea ??? Untuk apa kau ke Jepang ???"
"Ayahku dipindah tugaskan ke sana,aku tidak bisa apa-apa..."
"Baiklah,pergi saja..."
"Hyeri,aku pergi dulu yaa... jaga dirimu...selamat tinggal...."

Tanpa aku tahu,sepeninggalku pergi... Hyeri menangis...
Apa ini karena aku ???
Sungguh untuk mengucapkan kata-kata tadi aku pun terpaksa,sebenarnya aku tidak mau pergi tapi apa dayaku...

Besoknya,aku menunggu dia di kursi tunggu Bandara Incheon. Tak ada tanda-tanda kehadirannya. Aneeh...
Apa dia tak datang ???

"Sunghwa,ayo pesawat kita sudah mau berangkat..."
"Baiklah,appa..."
"SUNGHWAAAAA !!!"

seketika aku langsung menoleh,senyum pun langsung terukir di wajahku. Tapi sayang,aku tak bisa menghampirinya.

"SUNGHWAAAAA,AKU JUGA MENCINTAIMUUUUUUUUU !!!"
"Hyeri....."

Dia menangis setelah mengatakan itu,rambutnya yang panjang terurai menutupi wajahnya yang terisak.

"Appa...."
"Kita tetap harus pergi...."
"HYERIIIII,AKU JANJI ! AKU AKAN KEMBALI UNTUKMUUU ! AKU AKAN PULANG KE KOREA SECEPATNYAAAA !!!" teriakku lantang.
"Aku juga akan menunggumu..."

Dia tersenyum dan menyeka air matanya. Dia melambaikan tangannya padaku. Aku pun masuk ke kokpit pesawat dan memandang ke arah jendela. Hari ini aku menyadari,bahagia dan sedih itu satu paket. Aku bahagia karena tahu Hyeri juga menyukaiku tapi tetap saja kami akan berpisah. Aku juga akan mengganti namaku menjadi Nokoru Imonoyama,nama itu berasal dari marga kakekku,Takeshi Imonoyama.

Hyeri,saranghae... :)




Jumat, 05 April 2013

agen holmes's frist love chapter 2



  
                                                                        THE MISUNDERSTANDING


Hari-hariku benar-benar menyenangkan,selain aku bisa semakin dekat dengan Hyeri,aku juga merasa masa remajaku sangat indah. Tapi apa ini pertanda kalo aku jatuh cinta padanya ? entahlah.. 

"SUNGHWAAA !!!"
"Apaaa ???" jawabku polos.
"Jangan menarik-narik rambutku,sakiit tauu !" katanya sambil merengut kesal.
"Salah sendiri rambut panjang,padahal kamu manis lho kalo dipotong sebahu... " 
"Haah ? Benarkah ???" jawabnya dengaan wajah polos.
"Bohooong ! hahahahahahahaha" kataku sambil tertawa dan meninggallkannya pergi ke kantin. wajahnya masih merengut kesal,tapi kata-kataku tadi padanya itu sebenarnya jujur dari hatiku...

Saat pulang sekolah,aku tak sengaja melewati lorong kelas 9 dan aku melihat Hyeri sedang dikerubungi sunbae-sunbae yang dari penglihatanku sih yang kemarin-kemarin mengejarku.

"Namamu Hyeri kan ???"
"Ne,Whae (Ya,mengapa) ???" jawabnya lugu.
"Aku lihat kamu beberapa hari ini dekat dengan Sunghwa,aapa itu benar ??!" tanya Sunbae yang ku kenal dengan nama Yoonmi.
"Kami kan sekelas sunbae,sudah sewajarnya jika kami dekat..."
"Jangan bersikap lugu deh ! Sunghwa itu milik kamii,jangan coba-coba mendekatinya lagi ! Jauhi diaa !!!" kata Sunbae yang memakai bando bunga.
Heei ?! Memangnya aku barang jadi direbutin gitu ? Ya ampuuun,aku tak menyangkaaaa~ :O
*bukan saatnya untuk bangga
Hyeri terdiam,dia seperti menahan tangis. Dia ketakutan. Aku harus melakukan sesuatu. Harus.

Tiba-tiba tangan Hyeri ditarik seseorang hingga semua yang ada di situ menatap mereka sambil melongo.

"Annyeong,sunbae.. aku pinjam Hyerinya yaa..." kataku sambil terus melenggang pergi dan terus menggenggam erat tangannya.

Setelah menyingkir dari sana,dia langsung melepaskan genggaman tanganku. Aku terdiam. Tak tahu harus mengatakan apa.

"Hmm...makasih..."
"Untuk ???"
"Karena kamu menolong aku dari para sunbae yang ingin membully-ku... ya walau ku tahu itu juga gara-gara kamu selalu menggangguku..." katanya sambil memilin-milin roknya.
"Iyaa,sama-sama..." jawabku sambil tersenyum dan memandang ke arah jendela.
"Tadi itu..."
"Maaf aku memegang tanganmu tadi..." potongku buru-buru.
"Tidak apa kok,aku justru senang..." katanya sambil tersenyum juga.
"Eh ??? Apa katamu tadi ???"
"Bukan apa-apa,aku pergi dulu. Sekali lagi terima kasih,Sunghwa..."

Aku hanya menggaruk-garuk kepalaku yang tidak gatal,tapi.. hatiku semakin mantap untuk mengungkapkan perasaaanku padanya. Sunghwa ! Hwaitiing !!!

Ujian semester 1 pun telah berlangsung. Aku pun menyusuri jalan hingga mataku terpaku padanya. Hyeri..
Apa ini saat yang tepat ??? Hmm..

"Hyeri !!!"
"Ne ???" katanya sambil menoleh ke arahku. "Sunghwa ? Ada apa ???"
"Itu... aku mau bicara sama kamu..."
"Bicaralah,aku akan mendengarkan..."
"Hyeri..."
"..."
"Umm...itu....aku..."
"......."
"Sejak aku.. pertama kali melihatmu,aku merasa akan jatuh cinta padamu..."
Sungguh,ekspresi terkejutnya itu semankin membuatku gugup setengah mati,nyaliku entah hilang kemana. Oh Tuhaaan...

"Dan semakin aku sering menjahilimu,aku semakin sadar,aku telah jatuh cinta padamu... Aku menyukaimu sebagai Sunghwa,anak laki-laki biasa yang tidaklah sempurna. Kamu tidak perlu sempurna untuk bisa ku cintai dan mencintaiku..."

Bunga sakura mulai berjatuhan di sekitar kami,suasana menjadi hening seketika. Angin bertiup semilir di sampingku. Aku sungguh was-was dengan jawaban yang akan dia berikan. Tapi kenapa dia diam saja ? Apa aku ada salah kata ?

"Jadi... ?" tanyaku khawatir.

Dia hanya diam. Dia menatapku dengan seksama terus berbalik dan pergi meninggalkanku sendirian di sana. Aku mematung.
Hanya itu responnya ?
Diam membisu ?
Dia tak menjawabnya ???
Salahku apa ?
Aku sudah melatih kata-kata itu di depan cermin setiap hari,tapi..
hanya itu responnya ? diam ? membisu ? dan pergi meninggalkanku ?
Hatiku rasanya remuk berkeping-keping bagai butiran debu yang tertiup angin muson dan terbawa sampai kutub utara.
Semuanya hancur...

Keesokkan harinya beredar gosip bahwa Hyeri adalah anak dari seorang wanita penghibur di daerah kami,Busan. Aku awalnya tidak percaya,tapi... mengingat kejadian kemarin membuat kepalaku pusing.
Kini semua orang mengucilkannya,tak ada yang mau berteman dengannya. Lama-lama hatiku rasanya teriris,pilu melihat orang yang dicintai sedang sedih.

"Hyeri..."
"Hmm..." katanya tanpa menoleh padaku.
"Gosip yang beredar itu... apa benar bahwa ibumu itu wanita penghibur ???"
"Jaga omonganmu !"
"Apa maksudmu ? Aku kan bertanya baik-baik..."
"Sunghwa,mulai hari ini,jauhi aku ! Aku mohon jauhi akuu ! Aku benci padamu ! Aku benci semua hal tentangmu ! Aku benciii !!!" katanya ketus sambil berlari meninggalkanku.

Aku terdiam di tempat. Aku tidak menyangka dia membenciku...
Padahal aku selalu memperhatikannya,aku tak pernah sedikitpun ingin berlaku kasar padanya.
Aku tidak pernah ingin melihat dia menderita seperti ini.
Ya Tuhan...
tak ada harapan lagi untukku mencintainya..