Jumat, 05 April 2013

agen holmes's frist love chapter 2



  
                                                                        THE MISUNDERSTANDING


Hari-hariku benar-benar menyenangkan,selain aku bisa semakin dekat dengan Hyeri,aku juga merasa masa remajaku sangat indah. Tapi apa ini pertanda kalo aku jatuh cinta padanya ? entahlah.. 

"SUNGHWAAA !!!"
"Apaaa ???" jawabku polos.
"Jangan menarik-narik rambutku,sakiit tauu !" katanya sambil merengut kesal.
"Salah sendiri rambut panjang,padahal kamu manis lho kalo dipotong sebahu... " 
"Haah ? Benarkah ???" jawabnya dengaan wajah polos.
"Bohooong ! hahahahahahahaha" kataku sambil tertawa dan meninggallkannya pergi ke kantin. wajahnya masih merengut kesal,tapi kata-kataku tadi padanya itu sebenarnya jujur dari hatiku...

Saat pulang sekolah,aku tak sengaja melewati lorong kelas 9 dan aku melihat Hyeri sedang dikerubungi sunbae-sunbae yang dari penglihatanku sih yang kemarin-kemarin mengejarku.

"Namamu Hyeri kan ???"
"Ne,Whae (Ya,mengapa) ???" jawabnya lugu.
"Aku lihat kamu beberapa hari ini dekat dengan Sunghwa,aapa itu benar ??!" tanya Sunbae yang ku kenal dengan nama Yoonmi.
"Kami kan sekelas sunbae,sudah sewajarnya jika kami dekat..."
"Jangan bersikap lugu deh ! Sunghwa itu milik kamii,jangan coba-coba mendekatinya lagi ! Jauhi diaa !!!" kata Sunbae yang memakai bando bunga.
Heei ?! Memangnya aku barang jadi direbutin gitu ? Ya ampuuun,aku tak menyangkaaaa~ :O
*bukan saatnya untuk bangga
Hyeri terdiam,dia seperti menahan tangis. Dia ketakutan. Aku harus melakukan sesuatu. Harus.

Tiba-tiba tangan Hyeri ditarik seseorang hingga semua yang ada di situ menatap mereka sambil melongo.

"Annyeong,sunbae.. aku pinjam Hyerinya yaa..." kataku sambil terus melenggang pergi dan terus menggenggam erat tangannya.

Setelah menyingkir dari sana,dia langsung melepaskan genggaman tanganku. Aku terdiam. Tak tahu harus mengatakan apa.

"Hmm...makasih..."
"Untuk ???"
"Karena kamu menolong aku dari para sunbae yang ingin membully-ku... ya walau ku tahu itu juga gara-gara kamu selalu menggangguku..." katanya sambil memilin-milin roknya.
"Iyaa,sama-sama..." jawabku sambil tersenyum dan memandang ke arah jendela.
"Tadi itu..."
"Maaf aku memegang tanganmu tadi..." potongku buru-buru.
"Tidak apa kok,aku justru senang..." katanya sambil tersenyum juga.
"Eh ??? Apa katamu tadi ???"
"Bukan apa-apa,aku pergi dulu. Sekali lagi terima kasih,Sunghwa..."

Aku hanya menggaruk-garuk kepalaku yang tidak gatal,tapi.. hatiku semakin mantap untuk mengungkapkan perasaaanku padanya. Sunghwa ! Hwaitiing !!!

Ujian semester 1 pun telah berlangsung. Aku pun menyusuri jalan hingga mataku terpaku padanya. Hyeri..
Apa ini saat yang tepat ??? Hmm..

"Hyeri !!!"
"Ne ???" katanya sambil menoleh ke arahku. "Sunghwa ? Ada apa ???"
"Itu... aku mau bicara sama kamu..."
"Bicaralah,aku akan mendengarkan..."
"Hyeri..."
"..."
"Umm...itu....aku..."
"......."
"Sejak aku.. pertama kali melihatmu,aku merasa akan jatuh cinta padamu..."
Sungguh,ekspresi terkejutnya itu semankin membuatku gugup setengah mati,nyaliku entah hilang kemana. Oh Tuhaaan...

"Dan semakin aku sering menjahilimu,aku semakin sadar,aku telah jatuh cinta padamu... Aku menyukaimu sebagai Sunghwa,anak laki-laki biasa yang tidaklah sempurna. Kamu tidak perlu sempurna untuk bisa ku cintai dan mencintaiku..."

Bunga sakura mulai berjatuhan di sekitar kami,suasana menjadi hening seketika. Angin bertiup semilir di sampingku. Aku sungguh was-was dengan jawaban yang akan dia berikan. Tapi kenapa dia diam saja ? Apa aku ada salah kata ?

"Jadi... ?" tanyaku khawatir.

Dia hanya diam. Dia menatapku dengan seksama terus berbalik dan pergi meninggalkanku sendirian di sana. Aku mematung.
Hanya itu responnya ?
Diam membisu ?
Dia tak menjawabnya ???
Salahku apa ?
Aku sudah melatih kata-kata itu di depan cermin setiap hari,tapi..
hanya itu responnya ? diam ? membisu ? dan pergi meninggalkanku ?
Hatiku rasanya remuk berkeping-keping bagai butiran debu yang tertiup angin muson dan terbawa sampai kutub utara.
Semuanya hancur...

Keesokkan harinya beredar gosip bahwa Hyeri adalah anak dari seorang wanita penghibur di daerah kami,Busan. Aku awalnya tidak percaya,tapi... mengingat kejadian kemarin membuat kepalaku pusing.
Kini semua orang mengucilkannya,tak ada yang mau berteman dengannya. Lama-lama hatiku rasanya teriris,pilu melihat orang yang dicintai sedang sedih.

"Hyeri..."
"Hmm..." katanya tanpa menoleh padaku.
"Gosip yang beredar itu... apa benar bahwa ibumu itu wanita penghibur ???"
"Jaga omonganmu !"
"Apa maksudmu ? Aku kan bertanya baik-baik..."
"Sunghwa,mulai hari ini,jauhi aku ! Aku mohon jauhi akuu ! Aku benci padamu ! Aku benci semua hal tentangmu ! Aku benciii !!!" katanya ketus sambil berlari meninggalkanku.

Aku terdiam di tempat. Aku tidak menyangka dia membenciku...
Padahal aku selalu memperhatikannya,aku tak pernah sedikitpun ingin berlaku kasar padanya.
Aku tidak pernah ingin melihat dia menderita seperti ini.
Ya Tuhan...
tak ada harapan lagi untukku mencintainya..


2 komentar:

  1. Accccciyeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeee >_<

    BalasHapus
  2. kenapa jadi ciyeee yooo ??? hahhaha -_____-

    BalasHapus